KEBUTUHAN ASIH (PSIKOLOGI)





  1. PENGERTIAN ASIH
  • Asih merupakan kebutuhan terhadap emosi
  •  Asih merupakan ikatan yang serasi dan selaras antara ibu dan anak
  • Diperlukan pada tahun pertama kehidupan sejak dalam kandungan untuk menjamin mantapnya tumbuh kembang fisik, mental dan psikososial anak
  • Asih merupakan bagaimana mempercayakan dan mengasihi untuk memberikan rasa aman kepada anak. Lebih kepada ikatan emosional yang terjadi antara anak dan orang tua. Kadang selalu bertindak selaku teman dan kadang juga orang tua yang protektif.
  • Kelembutan dan kasih sayang adalah kunci untuk mendapatkan hati anak sehingga mereka tidak segan untuk bercerita. Meluangkan waktu bersama untuk bermain, berjalan-jalan, dan menikmati waktu hanya berdua saja.


  1. MACAM-MACAM KEBUTUHAN ASIH
·         Kasih sayang orang tua
Kasih sayang orang tua yang hidup rukun berbahagia dan sejahtera yang memberi bimbingan, perlindungan, perasaan aman kepada anak merupakan salah satu kebutuhan yang diperlukan anak untuk tumbuh dan berkembang seoptimal mungkin.
Bayi yang normal biasanya akan mulai menampakkan rasa cemas bila ditinggalkan ibunya pada umur antara 7 sampai 9 bulan. Hubungan antara ibu dan anak pada umur dua tahun pertama dalam kehidupan anak harus cukup memberikan kepercayaan pada anak, kalau berlebihan dapat menyebabkan anak menjadi manja. Kekurangan kasih sayang ibu pada tahun-tahun pertama kehidupan mempunyai dampak negatif pada tumbuh kembang anak, baik fisik, mental maupun sosial emosi yang disebut “ Sindrom Deprivasi Maternal”. Kasih sayang dari orang tuanya (ayah-ibu) akan menciptakan ikatan yang erat (bonding) dan kepercayaan dasar (basic trust).
Kasih sayang merupakan sebuah perwujudan kebutuhan asih yang dapat memberikan ketenteraman secara psikologis pada anak. Anak berusaha mendapatkan cinta, kasih sayang, dan perhatian dari orang tuanya. Sumber cinta dan kasih sayang dari seorang bayi adalah orang tuanya terutama pada ibu melalui komunikasi dari kata-kata yang diucapkan dan perlakuan ibu pada anaknya. Terpenuhinya kebutuhan kasih sayang akan membuat perasaananak bahagia, tenteram, dan aman. Terpenuhinya kebutuhan kasih sayang juga tercermin dari hubungan yang terjalin dengan baik antara orang tua, keluarga, dan lingkungan sekitar.

·         Menciptakan rasa aman dan nyaman, anak merasa dilindungi
Seorang anak akan merasa diterimaoleh orangtuanya apabila ia merasa bahwa kepentingannya diperhatikan serta merasa ada hubungan yang erat antara anak dan keluarganya.
Faktor lingkungan menyebabkan anak mengalami perubahan-perubahanyang dapat membuat anak merasa terancam. Anak yang sedangberada pada kondisi terancam mengalami ketidakpastian danketidakjelasan, sehingga anak membutuhkan dukungan dari orang tua yangdapat mengurangi rasa takut yang dihadapi anak. Rasa aman dan nyamandapat terwujud dengan kehangatan dan rasa cinta dari orang tua, sertakestabilan keluarga dalam mengendalikan stres. Kebutuhan rasa aman dan nyaman juga ditunjukkan dengan penerimaan anak oleh orang tua, pemenuhan segala kebutuhan anak, anak selalu diperhatikan, didukung dengan hubungan yang baik dalam sebuah keluarga

·         Harga diri
Setiap anak ingin merasa bahwa ia mempunyai tempat dalam keluarganya, keinginannya diperhatikan, apa yang dikatannya ingin didengar orang tua serta tidak diacuhkan. Bayi dan anak memiliki kebutuhan harga diri dan ingin merasa dihargai. Anak selalu ingin merasa dihargai dalam tingkah lakunya. Anak merasa berbeda dengan orang lain disekitarnya, sehingga anak juga butuh dihargai. Anak selalu ingin mendapat tempat dihati keluarganya dan selalu ingin diperhatikan oleh orang-orang disekelilingnya

·         Mandiri
Kemandirian pada anak hendaknya selalu didasarnya pada perkembangan anak. Apabila orang tua masih menuntut anaknya mandiri yang melampaui kemampuannya, maka anak dapat menjadi tertekan. Anak masih perlu bantuan untuk belajar mandiri, belajar untuk memahami persoalan, memahami apa yang harus diperhatikan dan kesemuanya itu memerlukan waktu.
Kemandirian merupakan kemampuan untuk berusaha dan berupayadengan diri sendiri. Kemandirian juga dapatdiartikan sebagai sebuah kemampuan untuk memikirkan, merasakan, danmelakukan sesuatu sendiri dan tidak bergantung pada orang lain.Kemandirian terdiri dari aspek intelektual (kemauan seseorang untuk berpikir dan menyelesaikan masalahnya sendiri), aspeksosial (kemauan untuk membina hubungan dengan orang lain disekitarnya),aspek emosi (kemauan mengelola emosinya sendiri), aspek ekonomi(kemauan untuk mengelola kebutuhan ekonominya). Salah satu bentukkemandirian yang telah ditunjukkan anak adalah kemauan anak untukmengeksplorasi lingkungan sejak bayi.
Kemandirian anak sebagian besar dipengaruhi oleh peran pola asuhdan lingkungan sekitarnya, bukan pengaruh faktor genetis. Anak yangmandiri memiliki ciri khas diantaranya anak lebih senang memecahkanmasalahnya sendiri daripada mengkhawatirkan masalahnya, tidak takutmengambil risiko atas keputusannya, percaya terhadap pemikiran sendirisehingga anak tidak banyak meminta bantuan pada orang lain, memilikikontrol pada dirinya sendiri .

·         Dibantu, didorong atau dimotivasi
Anak memerlukan dorongan dari orang disekitarnya apabila anak tidak mampu menghadapi masalah/situasi kurang menyenangkan. Dorongan yang diberikan bukan seutuhnya namun berupa langkah yang dapat diambil memberi semangat bahwa dia dahulu dapat mengatasi dengan baik dan sebagainya.Dukungan dan dorongan yang diberikan oleh orang tua dengan melakukan stimulasi pada anak untuk melalui tahap perkembangannya dengan optimal. Orang tua yang dapat memberikan dukungan pada anak akan membentuk anak yang memiliki kepercayaan diri.

·         Kebutuhan akan kesuksesan
Setiap anak ingin merasa bahwa apa yang diharapkan daripadanya dapat dilakukannya, dan merasa sukses mencapai sesuatu yang diinginkan orang tua. Janganlah anak dipaksa melakukan sesuatu diluar kemampuannya. Kesuksesan kemungkinan dapat terjadi kegagalan, jika kegagalan terjadi berulang anak akan merasa kecewa dan akhirnya merasa kehilangan kepercayaan dirinya. Anak akan merasa rendah diri dari pergaulan dengan teman-temannya. Anak yang mendapat dorongan akan mempunyai semangat untuk menghadapi situasi atau masalah.

·         Kebutuhan mendapat kesempatan dan pengalaman
Anak-anak membutuhkan dorongan orang tua dan orang-orang di sekelilingnya dengan memberikan kesempatan dan pengalaman dalam mengembangkan sifat bawaannya.Orang tua juga perlu memberikan kesempatan untuk anak mengeksplorasi lingkungannya. Orang tua harus belajar mengetahui batasan tertentu untuk membiarkan anak, sehingga anak memiliki kesempatan mengembangkan kreatifitasnya dan tidak selalu dilarang oleh orang tuanya

·         Rasa memiliki
Kebutuhan anak akan rasa memiliki sesuatu (betapapun kecilnya) harus diperhatikan. Semua benda miliknya yang dianggap berharga harus dapat dimiliki sendiri (bagi orang tua barang-barang tersebut tidak berharga sama sekali). Orang tua harus dapat memberikan rasa memiliki pada anak. Pengahargaan orang tua pada benda milik anak sangat diperlukan anak.Bayi dan anak memiliki kebutuhan rasa memiliki seperti halnyapada orang dewasa. Anak merasa segala sesuatu yang telah dimilikinyaharus dijaga agar tidak diambil oleh orang lain. Rasamemiliki membuat individu untuk menggabungkan diri dengan orang laindan dapat diterima oleh orang lain.
Ikatan ibu anak yang erat, mesra, selaras, seawal dan sepermanen mungkin sangatlah penting karena:
1.                              Turut menentukan perilaku anak di kemudian hari
2.                              Merangsang perkembangan otak anak
3.                              Merangsang perhatian anak kepada dunia luar


Pemenuhan kebutuhan emosi (Asih) ini dapat dilakukan sedini mungkin, yaitu dengan mendekapnya bayi pada ibunya sesegera mungkin setelah lahir.
Keadaan ini akan menimbulkan kontak fisis (kontak kulit) dan psikis (kontak mata) sedini mungkin. Bahkan dimasa prenatal pun kebutuhan emosi anak (janin) seharusnya sudah harus dipenuhi yaitu dengan mengupayakan agar kehamilannya merupakan kehamilan yang diinginkan, sewaktu hamil ibu mengajak bicara dengan bayi yang dikandungnya.

Post a comment

0 Comments