Apa itu Vaksin, Vaksinasi, Imunisasi dan Imunitas ?

Saat ini sedah ramai dibahas mengenai Vaksin Corona/Covid-19. Nah sebelum kita membahas Vaksin Corona/Covid-19 agar terhindar dari kesalahpahaman yuk kenali istilah medisnya.

VAKSINASI adalah prosedur untuk memasukkan vaksin ke dalam tubuh, untuk menstimulasi sistem imun tubuh dan akhirnya bisa memproduksi imunitas terhadap suatu penyakit. 

VAKSIN adalah produk atau zat yang dimasukkan kedalam tubuh manusia yang akan menstimulasi sistem kekebalan (imun) tubuh manusia atau imunitas.

IMUNISASI adalah proses yang membuat tubuh manusi terlindungi dari suatu penyakit melalui proses vaksinasi.

IMUNITAS adalah kemampuan kekebalan tubuh melawan suatu penyakit. Dengan imunisasi akan terbentuk imunitas, dan akhirnya masyarakat bisa terlindungi dari penyakit menular.



Mengapa Vaksin Penting?
Pemerintah Indonesia dan negara-negara didunia tengah berupaya mengembangkan dan menghadirkan Vaksin Corona/Covid-19 serta merencanakan pelaksanaan imunisasi untuk warganya. Bagaimana pentingnya vaksin bagi manusia? Yuk cari tau vaksin :
  1. Vaksin menyelamatkan jiwa, melindungi diri, keluarga dan masyarakat dari berbagai penyakit menular yang berbahaya
  2. WHO sebutkan 2-3 juta jiwa didunia terselamatkan tiap tahunnya berkat vaksin. 
  3. Sejak vaksin ditemukan sejumlah penyakit yang dulunya mematikan dan membuat kelumpuhan menjadi sangat jarang atau punah.
  4. Tidak hanya untuk individu, vaksin memberi perlindungan bagi orang-orang yang tidak dapat diimunisasi, contohnya pada usia tertentu maupun orang dengan penyakit tertentu.
  5. Semua vaksin yang tersedia untuk masyarakat sudah melalui uji keamanan dna efektivitas yang ketat termasuk uji klinis, sebelum disetujui untuk diproduksi dan dapat digunakan.
  6. Jika terdapat cukup banyak orang di masyarakat yang diimunisasi. maka dapat mengurangi penyebaran, memutus rantai penularan dan menghentikan wabah sehingga terbentuk kekebalan kelompok.
  7. Hampir semua rasa tidak nyaman atau Kejadian Ikutan Pasaca Imunisasi (KIPI) bersifat ringan dna sementara KIPI yang berat sangat langka.





Post a comment

0 Comments