LATIHAN SOAL UJI KOMPETENSI - SKB BIDAN - MASA ANTARA


Hai teman-teman bidan di Seluruh Nusantara, kali ini admin akan membagikan soal dan pembahasan ukom kebidanan tentang Masa Antara. Semoga bisa dijadikan referensi belajar kalian semua. Semoga sukses


1. Seorang perempuan, umur 48 tahun, datang ke Posbindu dengan keluhan haid yang tidak teratur sejak 6 bulan terakhir. Hasil anamne- sis: haid terakhir 2 bulan yang lalu, akseptor AKDR, sering susah tidur, banyak berkerin- gat di malam hari, serta ibu merasa sangat khawatir. Hasil pemeriksaan: TD 130/90 mmHg, N 88 x/menit, S 36,7°C, abdomen tidak teraba adanya massa, PP test (-). Pendidikan kesehatan apakah yang paling tepat untuk kasus tersebut?

A. Terapi hormon pengganti untuk mengu- rangi gejala menopause

B. Perubahan hormonal selama masa peri- menopause

C. Diet tinggi kalsium untuk mencegah osteoporosis

D. Olahraga teratur untuk memperkuat tulang

E. Pemakaian kontrasepsi hormonal

Pembahasan

B (Perubahan hormonal selama masa perimenopause)

Keluhan yang dirasakan lazim terjadi pada ibu menjelang masa menopause atau selama masa perimenepause/klimakterium.Penjelasan atau pendidikan kesehatan terhadap perubahan hormonal yang terjadi penting diberikan kepada ibu agar tidak merasa khawatir terhadap perubahan yang terjadi.Diet tinggi kalsium dan olah raga teratur juga perlu disarankan, sedangkan terapi hormone pengganti perlu konsultasi lebih lanjut.Pemakaian kontrasepsi hormonal tidak diperlukan karena ibu masih menjadi akseptor AKDR dan menjelang menenpause.Pada kasus tersebut yang paling tepat adalah jawaban B.




2. Seorang perempuan, umur 45 tahun, datang ke BPM mengeluh terlambat haid 2 bulan. Hasil anamnesis: haid tidak teratur sejak 6 bulan terakhir, akseptor AKDR, sering merasakan panas, memerah, dan berkeringat pada wajah. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, S 36,5°C, abdomen tidak teraba adanya massa. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

A. Perimenopause

B. Polimenorhoe

C. Menopause

D. Amenorhoe

E. Hamil

Pembahasan

A (Perimenopause)

Keluhan yang dirasakan menunjukkan gejala perimenepause, apabila ibu sudah tidak mendapatkan haid selama satu tahun maka dapat dikatakan menopause, sedangkan polimeneorhoe adalah gangguan haid berupa silkus haid yang lebih singkat dari 21 hari. Kasus tersebut belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan walaupun terjadi amenorhoe sehingga jawaban yang paling tepat adalah A.



3. Seorang perempuan, umur 48 tahun, datang ke posyandu dengan keluhan menstruasi yang sangat banyak. Hasil anamnesis: sering merasa pusing dan lemas, sudah menstruasi selama 10 hari, siklus haid tidak teratur 2-3 bulan, kadang sulit tidur, dan gelisah, aksep- tor AKDR. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 92x/menit, P 20x/menit, S 370C, abdomen tidak teraba massa, inspekulo tam- pak darah mengalir dari OUI. Penyebab apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

A. Infeksi

B. Neoplasia

C. Menopause

D. Gangguan hormonal

E. Penggunaan kontrasepsi

Pembahasan

D (Gangguan hormonal)

Perhatikan kata kunci pada soal diantarnya: keluhan (menstruasi yang sangat banyak), umur (48 tahun), siklus haid (tidak teratur 2-3 bulan), hasil anamnesis (kadang sulit tidur, dan gelisah) merupakan kunci kasus ini adalah perdarahan pada masa perimenopause.

Berikutnya perhatikan hasil pemeriksaan tanda vital dalam batas normal, abdomen tidak teraba massa, inspekulo darah mengalir dari OUI, tidak disampaikan adanya darah yang keluar berbau atau kelainan pada organ genitalia merupakan kunci kasus ini perdarahan bukan disebabkan oleh infeksi, neoplasia, maupun karena penggunaan kontrasepsi karena tidak dijelaskan riwayat perdarahan sebelumnya dengan sebab masih menggunakan kontrasepsi. Menopause bukan pilihan karena menopause sudah tidak men- galami haid selama 1 tahun.


4. Seorang perempuan, umur 48 tahun, datang ke Puskesmas mengeluh haid sangat banyak. Hasil anamnesis: pusing, lemas, haid selama 10 hari, siklus tidak teratur, akseptor AKDR. Hasil pemeriksaan: TD 90/60 mmHg, N 100x/menit, P 24x/menit, S 370C, abdomen tidak teraba massa, darah mengalir dari OUI, pemeriksaan lab Hb 8 gr%. Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

A. Rujuk ke RS

B. Pasang infus

C. Tranfusi darah

D. Memberikan pil KB

E. Memberikan tablet besi

Pembahasan

B (pasang infus)

Perhatikan kata kunci pada soal diantarnya: keluhan (menstruasi yang sangat banyak), umur (48 tahun), siklus haid (tidak teratur 2-3 bulan), hasil anamnesis merasa pusing dan lemas, sudah menstruasi selama 10 hari, siklus haid tidak teratur 2-3 bulan, akseptor AKDR merupakan kunci kasus ini adalah perdarahan pada masa perimenopause.

Berikutnya perhatikan hasil pemeriksaan tanda vital dalam batas normal, abdomen tidak teraba massa, inspekulo darah mengalir dari OUI menunjukkan butuh tindakan segera/tindakan awal berupa per- baikan keadaan umum dengan pasang infus, sebelum pasien di rujuk ke RS.



5. Seorang perempuan, umur 50 tahun, datang ke Puskesmas mengeluh keputihan. Hasil anamnesis: tidak gatal, encer, tidak berbau, tidak haid sejak 2 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 130/80 mmHg, N 84 x/menit, S 36,8°C, abdomen tidak teraba massa dan tidak merasakan nyeri tekan. Pemeriksaan apakah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus tersebut?

A. Pap smear

B. Darah

C. Urin

D. IVA

E. USG

Pembahasan

D (IVA) 

Perhatikan kata kunci soal ini adalah keputihan pada perempuan menopause, perlu skrining keganasan yang tersedia di Puskesmas yaitu IVA tes



Post a Comment

0 Comments