LATIHAN SOAL UJI KOMPETENSI - SKB BIDAN - WANITA MENOPAUSE

Hai teman-teman bidan di Seluruh Nusantara, kali ini admin akan membagikan soal dan pembahasan ukom kebidanan tentang Pelayanan Wanita Menopause. Semoga bisa dijadikan referensi belajar kalian semua. Semoga sukses







Seorang perempuan, umur 45 tahun, datang ke BPM mengeluh terlambat haid 2 bulan. Hasil anamnesis: haid tidak teratur sejak 6 bulan terakhir, akseptor AKDR, sering merasakan panas, memerah, dan berkeringat pada wajah. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, S 36,5°C, abdomen tidak teraba adanya massa. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

A. Perimenepause

B. Polimenorhoe

C. Menopause

D. Amenorhoe

E. Hamil

Pembahasan

A (Perimenopause)

Keluhan yang dirasakan menunjukkan gejala perimenepause.Apabila ibu sudah tidak mendapatkan haid selama satu tahun maka dapat dikatakan menopause, sedangkan polimeneorhoe adalah gangguan haid berupa silkus haid yang lebih singkat dari 21 hari. Kasus tersebut belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan walaupun terjadi amenorhoe sehingga jawaban yang paling tepat adalah A


Seorang perempuan, umur 52 tahun, datang ke Rumah Sakit dengan keluhan keluar bercak darah segar dari jalan lahir setelah bersenggama. Hasil anamnesis: sudah tidak mendapatkan haid sejak 1,5 tahun yang lalu, tidak menggunakan kontrasepsi, dan sering mengalami keputihan. Hasil pemeriksaan: TD 130/80 mmHg, N 84 x/menit, S 36,8°C, abdomen tidak teraba adanya massa dan tidak merasakan adanya nyeri tekan.

Pemeriksaan apakah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus tersebut?

A. Darah lengkap

B. Pap smear

C. USG vagina

D. IVA test

E. Biopsi

Pembahasan

E (Biopsi) 

Salah satu tanda gejala dari kanker serviks adalah keluar bercak darah setelah bersenggama sebagaimana dikeluhkan pada kasus diatas. Namun untuk menegakkan diagnosis diperlukan pemeriksaan lain yaitu biopsi. Biopsi dilakukan dengan mengambil jaringan dari leher rahim untuk dilakukan pe- meriksaan untuk mengetahui adanya sel kanker atau tidak. Pemeriksaan ini tersedia di rumah sakit.Papsmear, IVA test, USG vagina adalah skrining yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini.Pemeriksaan darah lengkap dapat dilakukan untuk memeriksa kondisi hati, sumsum tulang, ginjal dll


Seorang perempuan, umur 47 tahun, datang ke BPM mengeluh haid tidak teratur selama 1 tahun. Hasil anamnesis: terkadang 3 bulan tidak haid, kadang sangat banyak, cemas, dada berdebar-debar, sulit tidur dan mudah tersinggung. Hasil pemeriksaan: TD 130/80 mmHg, N 88 x/menit, S 36 0C, P 18x/menit.

Keluhan ini pada umumnya sering dialami oleh siapakah pada kasus tersebut?

A. Penyakit jantung

B. Pre-menopause

C. Gangguan psikologis

D. Penurunan fungsi tubuh

E. Peningkatan aktivitas yang berlebihan

Pembahasan

B (Premenopause) 

Pada perempuan dalam masa premenopause akan mengalami penurunan kadar hormon estrogen sehingga menimbulkan keluhan 1 tahun megalami menstruasi yang tidak teratur, kadang- kadang 3 bulan tidak menstruasi, kadang menstruasi sangat banyak, sering merasa cemas, dada berdebar-debar, sulit tidur dan mudah tersinggung



Seorang perempuan, umur 47 tahun, datang ke BPM dengan keluhan mengalami haid sebulan dua kali sejak dua bulan terakhir. Hasil anamnesis: biasanya haid teratur setiap bulan dengan siklus 28-30 hari. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 78 x/menit, S 36,7°C, P 24x/menit, abdomen tidak teraba adanya massa.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

A. Menorhagia

B. Metrorhagia

C. Polimenorhea

D. Oligomenorhea

E. Hipomenorhoe

Pembahasan

C (Polimenorhea) 

Macam-macam gangguan haid diantaranya: Menorhagia atau hipermenorhoe adalah perdarahan haid yang lebih dari normal (lebih dari 8 hari); Metrorhagia adalah perdarahan yang tidak teratur dan tidak ada hubungannya dengan haid; Polimenorhoe adalah silkus haid yang lebih singkat dari 21 hari; Oligomenorhea adalah siklus haid yang memanjang lebih dari 35 hari; dan Hipomenorhoe adalah perda- rahan haid yang lebih pendek atau lebih kurang dari biasanya.



Seorang bidan melakukan pengkajian pada desa binaannya. Data yang diperoleh banyak perempuan yang menjadi PSK sekitar 40% dari usia reproduktif, sehingga banyak terjadi infeksi menular seksual (IMS), bahkan kasus blenore. Masyarakat berfikir kondisi yang terjadi adalah hal biasa dan pelaku merupakan pahlawan keluarga.

Tindakan awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

A. Penyuluhan

B. Pendekatan tokoh masyarakat

C. Pemberdayaan ekonomi keluarga

D. Mengembangkan kegiatan rohani

E. Kerjasama dengan pihak kepolisian

Pembahasan

B (Pendekatan kepada tokoh masyarakat)

Kasus tersebut terjadi bukan hanya disebabkan oleh masalah ekonomi keluarga, berdampak pada akibat kesehatan dan kecacatan bayi baru lahir, termasuk HIV/AIDS secara luas, masyarakat menganggap biasa berbagai kejadian yang terjadi. Perlu kerjasama dengan tokoh masyrakat agar suasana kondusif bagi bidan untuk dapat melaukan penyuluhan dan kegiatan binaan lainnya pada kelompok masyarakat yang ber- masalah tersebut


Seorang perempuan, umur 48 tahun, datang ke posyandu dengan keluhan menstruasi yang sangat banyak. Hasil anamnesis: merasa pusing dan lemas, sudah menstruasi selama 10 hari, siklus haid tidak teratur 2-3 bulan, kadang sulit tidur, dan gelisah, akseptor AKDR. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 92x/menit, P 20x/menit, S 370C, abdomen tidak teraba massa, inspekulo tampak darah mengalir dari OUI.

Penyebab apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

A. Infeksi

B. Neoplasia

C. Menopause

D. Gangguan hormonal

E. Penggunaan kontrasepsi

Pembahasan

D (Gangguan hormonal)

Perhatikan kata kunci pada soal diantarnya: keluhan (menstruasi yang sangat banyak), umur (48 tahun), siklus haid (tidak teratur 2-3 bulan), hasil anamnesis (kadang sulit tidur, dan gelisah) merupakan kunci kasus ini adalah perdarahan pada masa perimenopause. Berikutnya perhatikan hasil pemeriksaan tanda vital dalam batas normal, abdomen tidak teraba massa, inspekulo darah mengalir dari OUI, tidak disampaikan adanya darah yang keluar berbau atau kelainan pada organ genitalia merupakan kunci kasus ini perdarahan bukan disebabkan oleh infeksi, neoplasia, maupun karena penggunaan kontrasepsi karena tidak dijelaskan riwayat perdarahan sebelumnya dengan sebab masih menggunakan kontrasepsi. Menopause bukan pilihan karena menopause sudah tidak mengalami haid selama 1 tahun


Seorang perempuan, umur 48 tahun, datang ke Puskesmas mengeluh haid sangat banyak. Hasil anamnesis: pusing, lemas, haid selama 10 hari, siklus tidak teratur, akseptor AKDR. Hasil pemeriksaan: TD 90/60 mmHg, N 100x/menit, P 24x/menit, S 370C, abdomen tidak teraba massa, darah mengalir dari OUI, pemeriksaan lab Hb 8 gr%.

Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

A. Rujuk ke RS

B. Pasang infus

C. Tranfusi darah

D. Memberikan pil KB

E. Memberikan tablet besi

Pembahasan

B (pasang infus)

Perhatikan kata kunci pada soal diantarnya: keluhan (menstruasi yang sangat banyak), umur (48 tahun), siklus haid (tidak teratur 2-3 bulan), hasil anamnesis merasa pusing dan lemas, sudah menstruasi selama 10 hari, siklus haid tidak teratur 2-3 bulan, akseptor AKDR merupakan kunci kasus ini adalah perdarahan pada masa perimenopause.

Berikutnya perhatikan hasil pemeriksaan tanda vital dalam batas normal, abdomen tidak teraba massa, inspekulo darah mengalir dari OUI menunjukkan butuh tindakan segera/tindakan awal berupa perbaikan keadaan umum dengan pasang infus, sebelum pasien di rujuk ke RS.


Seorang perempuan, umur 50 tahun, datang ke Puskesmas mengeluh keputihan. Hasil anamnesis: tidak gatal, encer, tidak berbau, tidak haid sejak 2 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 130/80 mmHg, N 84 x/menit, S 36,8°C, abdomen tidak teraba massa dan tidak merasakan nyeri tekan.

Pemeriksaan apakah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus tersebut?

A. Pap smear

B. Darah

C. Urin

D. IVA

E. USG

Pembahasan

D (IVA) 

Perhatikan kata kunci soal ini adalah keputihan pada perempuan menopause, perlu skrining keganasan yang tersedia di Puskesmas yaitu IVA tes


Berdasarkan hasil survey pada sebuah Desa, didapatkan data bahwa 65% WUS di Desa tersebut memiliki faktor risiko kanker serviks, namun dari data cakupan pemeriksaan IVA tes hanya 5% saja yang berpartisipasi pada program tersebut di Puskesmas. Sebagian besar WUS lainnya tidak berpartisipasi karena tidak mengetahui tentang IVA test dan tidak punya biaya ke Puskesmas untuk memeriksakan diri.

Tindakan apakah yang paling tepat sesuai kasus tersebut?

A. Edukasi

B. Konseling

C. Sosialisasi BPJS

D. Melaporkan pada Dinas Sosial

E. Pendekatan kepada tokoh masyarakat

Pembahasan

A (Edukasi)

Perhatikan kata kunci: cakupan IVA tes rendah karena terhambat akses, penyelesaian masalah pada kasus tersebut dengan mengadakan pemberian edukasi tentang IVA test


Seorang perempuan, umur 50 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan cepat lelah. Hasil anamnesis: sering merasa haus, sering BAK terutama malam hari, BB turun ekstrim. Hasil pemeriksaan: konjungtiva merah muda, TD 140/80 mmHg, N 84 x/menit, S 36,8°C, BB 54 kg (sebelumnya 65 kg).

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

A. Infeksi saluran kemih

B. Diabetes mellitus

C. Hipertensi

D. Nokturia

E. Anemia

Pembahasan

B (Diabetes Mellitus) 

Perhatikan kata kunci umur 50 tahun, keluhan sering cepat lelah, sering merasa haus, sering BAK terutama malam hari, BB turun ekstrim merupakan gejala khas diabetes mellitus

Post a Comment

0 Comments