LATIHAN SOAL UJI KOMPETENSI - SKB BIDAN - PPPK BIDAN -NIFAS (3)

Hai teman-teman bidan di Seluruh Nusantara, kali ini admin akan membagikan soal dan pembahsan ukom kebidanan tentang Nifas. Semoga bisa dijadikan referensi belajar kalian semua. Semoga sukses


1. Seorang perempuan usia 28 tahun P1A0 postpartum 12 hari datang ke RS mengeluh payudaranya nyeri dan bengkak. Hasil pemeriksaan terdapat inflamasi dan kemerahan pada payudara di sebelah kiri. Apakah diagnosa pada kasus di atas?

a. Bendungan payudara

b. Tumor payudara

c. Mastitis

d. Abses payudara 

e. Kanker payudara

PEMBAHASAN

Kata kunci: payudaranya nyeri dan bengkak, kemerahan pada payudara di sebelah kiri 
Jawaban: C
Pembahasan
: Masalah pada payudara selama masa nifas

Diagnosis

Gejala

Penanganan

Bendungan ASI

  • Nyeri payudara
  • Payudara terasa hangat, tegang, mengeras dan membesar
  • Biasanya antara 3-5 hari pasca persalinan
  • Gejala dirasakan di kedua payudara
  • Ada demam ringan
  • Puting susu mendatar

  • Sangga payudara ibu dengan bebat atau bra yang pas
  • Kompres payudara dengan menggunakan kain basah/ hangat selama 5 menit
  • Urut payudara dari arah pangkal menuju puting
  • Keluarkan ASI dari bagian depan payudara sehingga puting menjadi lunak
  • Susukan bayi 2-3 jam sekali sesuai keinginan bayi (on demand feeding) dan pastikan bahwa perlekatan bayi dan payudara ibu sudah benar
  • Pada masa-masa awal atau bila bayi yang menyusu tidak mampu mengosongkan payudara, mungkin diperlukan pompa atau pengeluaran ASI secara manual dari payudara
  • Letakkan kain dingin/ kompres dingin dengan es pada payudara setelah menyusui atau setelah payudara dipompa
  • Bila perlu, berikan paracetamol 3 x 500 mg per oral untuk mengurangi nyeri
  • Lakukan evaluasi setelah 3 hari
Mastitis
  • Nyeri payudara
  • Ada teraba benjolan pada payudara
  • Payudara membengkak, nyeri jika disentuh, kemerahan, dan teraba hangat
  • Ada rasa gatal di payudara
  • Gejala hanya pada salah satu payudara
  • Ada demam
Di BPM:
  • Kolaborasi/ rujukan untuk pemberian antibiotika
  • Dorong ibu untuk tetap menyusui, dimulai dengan payudara yang tidak sakit
  • Bila payudara yang sakit belum kosong setelah menyusui, pompa payudara untuk mengeluarkan isinya
  • Kompres dingin pada payudara untuk mengurangi bengkak dan nyeri.
  • Berikan paracetamol 3 x 500 mg per oral untuk menurunkan
  • Demam atau mengatasi nyeri.
  • Sangga payudara ibu dengan bebat atau bra yang pas
  • Anjurkan untuk minum lebih banyak untuk mencegah dehidrasi
Abses payudara Gejala sama dengan mastitis ditambah dengan pengeluran cairan bernanah dari puting susu
  • Stabilisasi keadaan umum
  • Rujuk


2. Seorang perempuan berusia 40 tahun P4A1 post partum 3 minggu, datang ke BPM dengan keluhan demam tinggi menggigil, nyeri bagian perut bawah, kembung, hasil pemeriksaan TD 110/80 mmHg, Nadi 100 x/menit, R 25 x/menit, S 39°C, PD cavum douglas menonjol dan pungsi kavum douglas berisi pus. Apakah diagnosa pada kasus di atas?

a. Metritis

b. Peritonitis

c. Abses pelvik

d. Mastitis 

e. Selulitis

Kata kunci: demam tinggi menggigil, nyeri bagian perut bawah, kembung, cavum douglas menonjol dan pungsi kavum douglas berisi pus 
Jawaban: C 
Pembahasan:

Diagnosis

Gejala

Penanganan

Infeksi pada uterus dan abdomen
Metritis/ Endometritis
  • Demam >380C dapat disertai menggigil
  • Nyeri perut bawah
  • Lokhia berbau dan purulen
  • Nyeri tekan uterus
  • Subinvolusi uterus
  • Dapat disertai perdarahan pervaginam dan syok
  • Stabilisasi KU
  • Rujuk
Peritonitis
  • Nyeri seluruh bagian perut
  • Sakit jika dilakukan palpasi abdomen
  • Perut kembung
  • Kadang ada diare
  • Muntah
  • Bising usus (-)
  • Demam menggigil
  • Stabilisasi KU
  • Rujuk
Abses pelvis
  • Nyeri perut bawah dan kembung
  • Demam tinggi-menggigil
  • Nyeri tekan uterus
  • Respon buruk terhadap antibiotika
  • Pembengkakan pada adneksa atau kavum Douglas
  • Pungsi kavum Douglas berupa pus
  • Stabilisasi KU
  • Rujuk
Sistitis
  • Gangguan berkemih (buang air kecil menjadi lebih sering dan tidak bisa ditahan)
  • Terkadang disertai demam
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Stabilisasi KU
  • Rujuk
Infeksi pada luka episiotomi atau luka seksio sesaria
Selulitis
  • Nyeri dan panas pada luka yang terinfeksi
  • Demam menggigil
  • Nyeri tekan pada bekas luka disertai dengan pengeluaran cairan atau darah
  • Kemerahan di tepi luka
  • Kompres luka dengan kasa lembab dan minta pasien mengganti kompres sendiri setiap 24 jam.
  • Jaga kebersihan ibu, minta ibu untuk selalu mengenakan baju dan pembalut yang bersih.
  • Jika ada nanah lakukan rujukan untuk drainase.
Abses luka Gejala selulitis disertai pengeluaran pus
  • Stabilisasi KU
  • Rujuk
Infeksi pada pembuluh darah vena
Tromboflebitis
  • Demam
  • Tungkai terlihat kemerahan
  • Stabilisasi KU
  • Rujuk

 

  • Rasa panas, keras dan nyeri saat tungkai dipegang
  • Tanda Homman (+)
  • Anjurkan ibu untuk berbaring dengan posisi kaki lebih tinggi
Pelviotromboflebitis · Gejala abses pelvis disertai dengan gejala tromboflebitis
  • Stabilisasi KU
  • Rujuk
  • Anjurkan ibu untuk berbaring dengan posisi kaki lebih tinggi

3. Seorang perempuan berusia 35 tahun P3A0 post partum 2 minggu, datang ke BPM dengan keluhan demam-menggigil, nyeri bagian perut bawah, lokhia berbau dan mengeluarkan nanah, hasil pemeriksaan TD 100/80 mmHg, Nadi 110 x/menit, R 25 x/menit, S 38,5°C, dan terdapat nyeri tekan uterus. Apakah diagnosa pada kasus di atas?

a. Metritis

b. Peritonitis

c. Abses pelvik

d. Mastitis 

e. Selulitis

Kata kunci: demam-menggigil, nyeri bagian perut bawah, lokhia berbau dan mengeluarkan nanah

Jawaban: A 

Pembahasan: Lihat tabel dalam pembahasan soal no.2


4. Seorang perempuan berusia 35 tahun P3A1 post partum 2 minggu, datang ke BPM dengan keluhan demam-menggigil, mual muntah,nyeri bagian perut bawah, hasil pemeriksaan TD 100/80 mmHg, Nadi 110 x/menit, R 24 x/menit, S 39,5°C, dan bising usus (-). Apakah diagnosa pada kasus di atas?

a. Metritis

b. Peritonitis

c. Abses pelvik

d. Mastitis 

e. Selulitis

Kata kunci: demam-menggigil, mual muntah,nyeri bagian perut bawah bising usus (-) 

Jawaban: B

Pembahasan: Lihat tabel dalam pembahasan soal no.2


5. Seorang perempuan berusia 38 tahun P3A0 post partum 4 minggu, datang ke BPM dengan keluhan nyeri perut, disuria, frekuensi, dan urgensi miksi meningkat. Hasil pemeriksaan tanda- tanda vital dalam batas normal. Apakah diagnosa pada kasus di atas?

a. Metritis

b. Peritonitis

c. Abses pelvik

d. Mastitis 

e. Sistitis

Kata kunci: nyeri perut, disuria, frekuensi, dan urgensi miksi meningkat

Jawaban: E

Pembahasan: Lihat tabel dalam pembahasan soal no.2


6. Seorang perempuan usia 30 tahun 2 minggu post partum, saat kunjungan ke rumah Ibu mengeluh demam selama 2 hari ini, payudara teraba panas, tegang, dan nyeri. Ibu jarang menyusui. Hasil pemeriksaan didapatkan keadaan umum ibu lemah dan tampak kesakitan, suhu 38,5°C, kedua payudara merah, tegang, dan bengkak. Fundus uteri tidak teraba, pengeluaran lochea alba. Apakah diagnosa pada kasus di atas?

a. Bendungan ASI

b. Peradangan

c. Fisiologis

d. Mastitis 

e. Infeksi

Kata kunci: payudara teraba panas, tegang dan nyeri, kedua payudara merah, tegang, dan bengkak, Ibu jarang menyusui

Jawaban: A 

Pembahasan: Lihat tabel dalam pembahasan soal no.1


7. Seorang perempuan usia 40 tahun, postpartum 3 minggu melahirkan datang ke BPM mengeluh nyeri pada tungkai dari hasil pemeriksaan diperoleh S 39oC, homan sign (+). Apakah diagnosa pada kasus di atas ?

a. Infeksi nifas

b. Parametritis

c. Tromboflebitis

d. Peritonitis 

e. Endometritis

Kata kunci: nyeri pada tungkai, homan sign (+). 

Jawaban: C

Pembahasan: Lihat tabel dalam pembahasan soal no.2


8. Ibu post partum 3 hari datang ke BPM mengeluh sulit menyusui, payudara terasa tegang, dan nyeri. Pada saat dilakukan pemeriksaan payudara terlihat areola lebih menonjol dan puting susu lebih datar. Apakah diagnosa yag saudara tegakkan?

a. Abses payudara

b. Mastitis

c. Metritis

d. Bendungan payudara 

e. Tromboflebitis

Kata kunci: sulit menyusui, payudara terasa tegang dan nyeri, puting susu mendatar 

Jawaban: D

Pembahasan: Lihat tabel dalam pembahasan soal no.1

9. Seorang perempuan berusia 18 tahun, melahirkan bayi yang sehat minggu lalu di RS Bersalin dan pulang ke rumahnya setelah 2 hari melahirkan. Ibu baik-baik saja selama beberapa hari pertama, tetapi kemudian menjadi mudah menangis, tidak sabar bila bayinya agak sulit menyusu, khawatir ia bukan seorang ibu yang baik, ia merasa suaminya tidak lagi mencintainya. Apa yang sedang dialami oleh ibu ini?

a. Postpartum blues

b. Perubahan emosi

c. Psikosa postpartum

d. Depresi postpartum 

e. Reaksi neurotis-obsesif

Kata kunci: mudah menangis, tidak sabar bila bayinya agak sulit menyusu, khawatir ia bukan seorang ibu yang baik

Jawaban: A 

Pembahasan:

Perubahan

Psikologis
Gejala Penanganan
Post partum blues
  • Sering menangis
  • Mudah tersinggung
  • Cemas
  • Labilitas perasaan
  • Cenderung menyalahkan diri sendiri
  • Gangguan tidur dan gangguan nafsu makan
  • Kelelahan
  • Mudah sedih
  • Cepat marah
  • Mood mudah berubah
  • Perasaan terjebak
  • Marah kepada pasangan dan bayinya
  • Sangat pelupa
  • Peningkatan support mental/ dukungan keluarga dalam mengatasi gangguan psikologis yang berhubungan dengan masa nifas dalam menjalani adaptasi setelah melahirkan
Depresi post partum
  • Mimpi buruk
  • Insomnia
  • Rasa takut yang irasional terhadap suatu benda atau keadaan yang tidak dapat di hilangakan atau ditekan oleh pasien
  • Perubahan mood
  • Kurang nafsu makan
  • Sedih
  • Murung
  • Perasaan tidak berharga
  • Mudah marah
  • Kelelahan
  • Merasa tergangu dengan perubahan fisik
  • Sulit konsentrasi
  • Melukai diri
  • Psikoterapi dan konseling dengan psikolog
  • Modifikasi lingkungan (mendorong keluarga untuk memberikan dukungan serta membantu dalam merawat anak)
Psikosa post partum
  • Curiga berlebihan
  • Kebingungan
  • Bicara meracau atau inkoheren
  • Irasional
  • Pikiran obsesif (pikiran yang menyimpang dan berulang- ulang)
  • Agresif
  • Impulsif (bertindak diluar kesadaran)
  • Halusinasi
  • Waham
  • Terapi oleh psikiater

10. Seorang perempuan P1A0 post partum 6 jam di Polindes mengeluh keluar darah banyak dari jalan lahir. Dari hasil pengkajian diperoleh data: muka pucat, conjungtiva anemis, fundus uteri tidak teraba, kontraksi uterus kurang baik/ teraba lembek, kandung kemih kosong, luka jahitan baik. Apakah diagnosa pada kasus diatas?

a. Atonia uteri

b. Inkontinensia urine

c. Sisa plasenta

d. Anemia 

e. Perdarahan postpartum

Kata kunci: muka pucat, conjungtiva anemis, fundus uteri tidak teraba, kontraksi uterus kurang baik/ teraba lembek

Jawaban: A 

Pembahasan:

Atonia uteri adalah perdarahan primer (dalam 24 jam post partum) yang ditandai dengan perdarahan dan kontraksi uterus lemah.

Post a Comment

0 Comments