Masalah yang Lazim Timbul pada Neonatus

Apa manfaatnya kita mempelajari tentang masalah yang lazim timbul pada neonatus? (muntah, gumoh, oral trush, diaper rush, seborrhoe, bisulan, miliariasis, obstipasi, infeksi, bayi meninggal mendadak). Bisa saudara bayangkan apabila bayi mengalami masalah tersebut, tetapi bidan tidak mempunyai pengetahuan yang baik berkaitan dengan masalah yang lazim timbul. Bidan tidak mengetahui penyebab, tanda-tanda dan penatalaksanaannya. Sehingga bidan tidak mampu untuk menolong bayi yang mengalami masalah tersebut.

MUNTAH

Pengertian Muntah

Muntah adalah proses reflek yang sangat terkoordinasi yang mungkin didahului dengan peningkatan air liur. 

Penyebab Muntah 

Penyebab muntah ditinjau dari sifat muntah adalah: 
  1. Keluar cairan terus menerus, kemungkinan disebabkan oleh obstruksi oesofagus 
  2. Muntah proyektil kemungkinan disebabkan oleh stenosis pylorus 
  3. Muntah hijau kekuningan ,kemungkinan disebabkan oleh obstruksi dibawah ampula vateri 
  4. Muntah segera setelah lahir dan menetap, kemungkinan disebabkan oleh tekanan intra cranial tinggi atau obstruksi usus. 
Penyebab muntah ditinjau dari waktunya: 
  1. Pada masa neonatus. Kelainan kongenotal saluran pencernaan, paralisis palatum,atresia esophagus, kalasia, akalasia, iritasi pada lambung (mekoneum, amnion, darah) 
  2. Setelah masa neonatus. Pada masa ini penyebab muntah makin banyak dan makin sulit. Faktor yang predisposisi adalah: 
    1. Faktor psikogenik 
    2. Faktor infeksi, appendicitis, peritonitis, adnexitis, hepatitis dan infeksi traktus akut 
    3. Faktor lain: invaginasi, kelainan intra cranial, kelainan endokrin, reflex. 

Tanda-tanda Muntah 

  • Keluar bahan muntahan lewat mulut 
  • Dapat terjadi kehilangan cairan. 
  • Bila minum terjadi ketosis, yang menyebabkan asidosis sehingga menjadi shock. 
  • Bila muntah hebat, terjadi ketegangan otot dinding perut, perdarahan konjunctiva, rupture esophagus dan aspirasi muntah. 

Penatalaksanaan Muntah 

Penatalaksanaan muntah adalah: 
  1. Kaji factor penyebab. 
  2. Beri suasana tenang 
  3. Perlakukan bayi dengan baik. 
  4. Kaji sifat muntah 
  5. Lanjutkan pemberian ASI , bila muntah berhenti. 
  6. Bila muntah tetap berlanjut, segera kolaborasi dengan tim medis 

GUMOH/ REGURGITASI 

Pengertian Gumoh 

Gumoh/Regurgitasi adalah keluarnya (tumpah/gumoh) susu yang telah ditelan ketika atau beberapa saat setelah minum susu botol/menyusu dan dalam jumlah yang sedikit. 

Penyebab Gumoh/Regurgitasi 

Penyebab gumoh atau regurgitasi pada bayi adalah: 
  1. Bayi sudah kenyang 
  2. Posisi saat menyusui yang salah 
  3. Posisi botol susu yang salah 
  4. Terburu-buru atau tergesa-gesa saat menyusu. 

Penatalaksanaan Gumoh/Regurgitasi

Penatalaksanaan gumoh/regurgitasi adalah: 
  1. Perbaiki teknik menyusui 
  2. Perbaiki posisi botol saat menyusu 
  3. Setelah bayi minum, usahakan bayi disendawakan 
  4. Saat menyusu, mulut bayi tertutup rapat yaitu bibir mencakup rapat pada areola mammae. 

ORAL TRUSH 





Pengertian Oral Trush

Oral thrush (moniliasis) disebut juga candidiasis adalah penyakit rongga mulut yang ditandai dengan lesi-lesi yang bervariasi seperti: lunak, bergumpal merupakan bongkahan putih, difus, seperti beludru yang dapat dihapus atau diangkat dan meninggalkan permukaan merah, kasar, dan berdarah, dapat berupa bercak putih dengan putih merah terutama pada bagian dalam pipi, pallatum lunak, lidah, dan gusi. Penderita penyakit ini biasanya mempunyai keluhan terasa terbakar atau kadang – kadang sakit didaerah yang terkena.


Penyebab Oral Trush 

Penyebab penyakit ini adalah jamur candida albicans. Candidiasis ini dapat menjadi petunjuk pertama dari adanya penyakit diabetes mellitus, anemia, kekurangan gizi, dan dahulu sering terdapat pada anak-anak prematur atau anak kecil. 

Faktor-faktor yang merupakan presdiposisi infeksi adalah pemakaian antibiotik, steroid jangka panjang, diabetes, obat-obat imunosupresif, leukimia, dan gangguan saluran gastrointestinal yang meningkatkan terjadinya malabsorpsi dan malnutrisi. 

Candidiasis vagina sering ditemukan semasa kehamilan dan bayi yang baru lahir juga dapat terinfeksi dari vagina ibu. Candidiasis juga merupakan tanda umum dari infeksi HIV. 

Tanda-tanda Oral Trush 

Moniliasis ini sering ditemukan pada bayi dan anak. Kelompok ini merupakan stomatis akut yang ditandai dengan bercak-bercak putih kekuningan yang menimbul pada dasar selaput lendir yabg merah. Bila bercak ini dihapus dasarnya mudah berdarah. 

Pada stadium permulaan tampak selaput lendir berwarna merah dengan gambaran granula yang kasar. Pada hari berikutnya tampak bercak putih sebesar jarum pentul, dan dalam 2-3 hari akan bergabung menjadi bercak besar seperti membran. 

Bagian yang paling sering terkena adalah mukosa bukalis, bagian dorsal, dan lateral lidah, dan gusi. Rasa nyeri terjadi terutama bila tersentuh makanan. Pada bayi sering disangka sebagai sisa susu yang tidak tertelan. 

Penatalaksanaan Oral Trush 

Pada moniliasis, perawatan pertama-tama yang harus dilakukan adalah memberhentikan obat antibiotika dan kortikosteroid yang telah digunakan dan perlu diperiksa secara teliti adanya diabetes mellitus. 

Pemberian aplikasi nystatin atau mikostatin dan ampoterisin B adalah obat-obat yang dapat mematikan jamur candida albicans. 

DIAPER RUSH


Pengertian Diaper Rush 

Diaper Rush / Ruam popok sebenarnya hanyalah istilah dari peradangan kulit yang terjadi pada area popok, hampir sebagian bayi diperkirakan pernah mengalami masalah tersebut. Ruam popok umumnya dialami oleh bayi berusia 4 hingga 15 bulan. 

Penyebab Diaper Rush 

Penyebabnya bisa karena kebersihannya tidak terjaga, sering buang air, bayi sedang mengkonsumsi antibiotik atau bayi menyusui yang mendapat antibiotik dari air susu ibunya. Ruam popok dapat terpicu akibat beberapa sebab, yaitu: 
  1. Ruam yang memang disebabkan penggunaan popok, termasuk iritasi kulit, biang keringat dan infeksi jamur candida albicans yang berasal dari kotoran. 
  2. Ruam yang terjadi di area popok dan di tempat lain, tetapi diperparah dengan penggunaan popok. Misalnya radang kulit akibat alergi (dermatitis atopi), dermatitis seboroik, psoriasis. 
  3.  Ruam popok yang terjadi di area popok tetapi tidak berkaitan dengan penggunaan popok, tetapi akibat infeksi kulit akibat bakteri, kelainan daya tahan tubuh, kekurangan zat seng, sipilis, skabies hingga HIV. 

Tanda-tanda Diaper Rush 

Kemerahan pada area kulit yang terkena popok, biasanya pantat dan genetalia sampai selangkangan. 

Penatalaksanaan Diaper Rush 

  1. Pilihlah jenis popok dari bahan kain yang menyerap keringat atau bahan disposibel (sekali pakai). Popok dari kain dapat dicuci dan digunakan kembali, sehingga menghemat biaya. Sedang popok disposibel pemakaiannya lebih mudah karena setelah dipakai langsung dibuang. 
  2. Ruam popok yang sebenarnya akan sembuh hanya dengan mengganti popok lebih sering serta menjaga kebersihan sekitar popok. Tapi tetap berhati-hati bila bakteri atau jamur yang telah hinggap karena mengganti popok saja belum cukup. 
  3. Bila si kecil sudah terlanjur menimpa si kecil, agar tidak bertambah parah, dapat diatasi dengan cara sebagai berikut: 
    1. Gantilah popok yang basah sesering mungkin. 
    2. Hindari penggunaan tisu basah karena dapat menambah iritasi. 
    3. Gunakan air bersih untuk membersihkan area popok, setiap kali menggantikan popok, langsung dibilas tanpa perlu digosok. 
    4. Cukup keringkan dengan cara menepuk kulitnya, tanpa digosok. Gosokan yang kuat akan memperberat kerusakan kulit bayi.
    5. Gunakan krim pelindung dengan dioleskan tipis di kulit bayi, sebagai lapisan pelindung kulit si kecil. 
    6. Hindari menggunakan popok terlalu kencang. 
    7. Gunakan obat yang mengandung antijamur dan antibakteri. 
    8. Tidak disarankan memakai lotion atau baby oil untuk mengobati ruam popok. Selanjutnya, marilah anda belajar seborrhoe. 

SEBORRHOE 



Pengertian Seborrhoe 

Seborrhoe adalah sebum lemak yang berlebihan, terjadi pada 3 bulan pertama kehidupan. 

Tanda-tanda Seborrhoe 

Ruam merah mengelupas pada kulit kepala, alis, lipatan leher, ketiak, lipat paha. 

Penatalaksanaan Seborrhoe 

  1. Gunakan emolin (krem berair) atau hidrocortison 0,5% atau 1% 
  2. Kulit kepala diurut dengan minyak, kemudian dikeramas dengan shampoo lembut. 
  3. Jika resisten gunakan asam salisilat 1% dalam krem mengandung air sebagai keratolitik. 

BISULAN/ FURUNKEL 



Pengertian Bisulan 

Bisul sendiri sebenarnya hanyalah sebuah istilah. Secara medis disebut furunkel yaitu suatu peradangan pada kulit yang biasanya mengenai folikel rambut dan disebabkan oleh kuman Staphylococcus aureus. 

Jenis-jenis Bisulan/Furunkel 

Dari jenis-jenisnya, secara medis bisul dibedakan sebagai berikut: 
  1. Folikulitis adalah peradangan yang hanya terjadi pada umbi akar rambut saja. Berdasarkan letak munculnya, bisul jenis ini dapat dibedakan menjadi 2, yaitu superficial atau hanya di permukaan saja dan yang letaknya lebih dalam lagi disebut profunda. 
  2. Furunkel adalah peradangan pada umbi akar/folikel rambut dan sekitarnya. Biasanya jumlahnya hanya satu. 
  3. Furunkel losis.  Disebut furunkel losis apabila jumlah furunkel-nya lebih dari satu. 
  4. Karbunkel Bila di saat yang bersamaan ada beberapa/sekelompok furunkel, secara medis diistilahkan sebagai karbunkel. 
  5. Abses multiple kelenjar keringat Bisul ini biasanya berupa benjolan yang tidak bermata, jumlahnya banyak, bergerombol di beberapa tempat, seperti di dada dan sebagainya. Bisul jenis ini paling banyak menyerang anak-anak. 
  6. Hidra adinitis Ada juga jenis bisul yang mengenai kelenjar apokrin, yaitu bila bisul tersebut muncul di ketiak atau daerah genital. Secara medis bisul ini diistilahkan sebagai hidra adinitis. 
  7. Skrofulo derma Bentuknya memang seperti bisul, tapi sebenarnya adalah benjolan pada getah bening karena penyakit TBC. 

Penyebab Bisulan/Furunkel 

Penyebab penyakit ini adalah jamur candida albicans. Candidiasis ini dapat menjadi petunjuk pertama dari adanya penyakit diabetes mellitus, anemia, kekurangan gizi, dan dahulu sering terdapat pada anak-anak prematur atau anak kecil. Candidiasis vagina sering ditemukan semasa kehamilan dan bayi yang baru lahir juga dapat terinfeksi dari vagina ibu. Candidiasis juga merupakan tanda umum dari infeksi HIV. 

Tanda-tanda Bisulan/Furunkel 


Walaupun jenis bisul cukup banyak, tapi biasanya orang awam menganggapnya sama saja. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah karena memang gejala yang dimunculkan memang mirip. 
  1. Gatal-gatal 
  2. Nyeri 
  3. Berbentuk kerucut dan "bermata" 
  4. Berbentuk kubah 
  5. Demam 

Penatalaksanaan Bisulan/Furunkel 

Satu benjolan kecil atau bekas gigitan nyamuk sebaiknya jangan digaruk, karena bisa menyebabkan luka dan memudahkan kuman masuk. Makanya, kalau sudah muncul benjolan kecil sebaiknya perhatikan kebersihan lebih saksama supaya tidak terpapar kuman. 

Calon bisul atau bisul kecil di daerah permukaan (superficial) bisa sembuh dengan sendirinya jika kebersihannya terjaga dan tidak tercemar bakteri. Selain itu, bisul juga jangan digaruk supaya di situ tidak terjadi peradangan. 

Bisul-bisul jenis furunkel dan karbunkel yang memang mudah pecah biasanya akan pecah sendiri akibat gesekan dengan benda lain. 

Pemberian krim antibiotik atau bila perlu tambahan antibiotik oral, tergantung pada kondisi bisulnya. Antibiotik itu bertujuan untuk mengendalikan dan mematikan bakteri sehingga bisulnya akan kempes dan kering. Dokter pun akan memberikan kompres yang berfungsi untuk mendinginkan, meredakan, dan mengurangi kuman di daerah sekitar bisul. 

MILIARISIS / BIANG KERINGAT



Pengertian Miliariasis 

Miliariasis disebut juga sudamina, liken tropikus, biang keringat, keringet buntet. Adalah penyakit kulit akibat adanya sumbatan saluran kelenjar keringat, sehingga keringat tidak bisa keluar dan masuk ke sekitar saluran di bawah sumbatan, biasanya timbul di wajah, leher dan dada bagian atas. 

Penyebab Miliarisis 

Udara panas dan lembab, pakaian yang tidak menyerap keringat,terpajan bahan kimia tertentu dan penyakit kulit yang menyebabkan penyumbatan pori kelenjar keringat. Penyumbatan ini dapat disebabkan oleh bakteri yang menimbulkan radang dan edema akibat keringat yang tidak dapat keluar dan diabsorbsi oleh stratum korneum. Bayi kurang aktif dapat terkena miliariasis. 

Tanda-tanda Miliariasis 

  1. Papula yang keras yang keras berwarna putih mengkilat seperti mutiara. 
  2. Vesikel kecil superfisialis yang berkelompok berdiameter 1-3 mm 
  3. Keringat yang berlebihan 
Penatalaksanaan Miliariasis 
  1. Tempatkan bayi di tempat yang dingin agar pengeluaran keringat berhenti
  2. Gunakan pakaian tipis dan mudah menyerap keringat dan lembut 
  3. Beri obat antikolinergik yang membuat produksi keringat berkurang 
  4. Beri bedak kocok bersifat mendinginkan dan desinfektan serta anti gatal (missal lotion, kummerfeldi. 

OBSTIPASI 

Pengertian Obstipasi 

Obstipasi adalah keadaan atau gejala terhambatnya gerakan sisa makanan di saluran pencernaan sehingga tidak dapat buang air besar (defekasi) secra lancar dan teratur. 

Penyebab Obstipasi 

Berdasarkan penyebab utama obstipasi dibedakan menjadi 2: 
  1. Obstipasi sampel, merupakan obstipasi yang disebabkan oleh adanya gangguan fungsi pencernaan. 
  2. Obstipasi simtomatik, merupakan obstipasi yang timbul akibat adanya penyakit. 
Pada bayi yang minum susu botol kurang baik kualitasnya, bayi yang dapat makanan padat terus menerus bisa timbul obstipasi. Secara umum, obstipasi disebabkan oleh: 
  1. Dehidrasi akibat kurang minum. 
  2. Mengkonsumsi makanan yang kurang serat 
  3. Efek samping penggunaan obat (obat mengandung parasimpatolitik) 

Tanda-tanda Obstipasi 

  1. Bayi tidak bisa buang air besar 
  2. Perut tampak sedikit membengkak 
  3. Feses berbentuk bulat kecil seperti kotoran kambing 

Penalaksanaan Obstipasi 

Penatalaksanaan obstipasi adalah: 
  1. Anjurkan ibu meningkatkan asupan cairan dan serat yang mengandung buah-buahan dan cairan 
  2. Anjurkan mengurangi minum susu formula dengan protein tinggi diganti susu dengan protein rendah 
  3. Beri suplemen serat. 

SINDROM KEMATIAN MENDADAK (SIDS) 

Pengertian Sindrom Kematian Mendadak (SIDS) 

Sindroma Kematian Bayi Mendadak (SIDS, Sudden Infant Death Syndrome) adalah suatu kematian yang mendadak dan tidak terduga pada bayi yang tampaknya sehat. SIDS merupakan penyebab kematian yang paling sering ditemukan pada bayi yang berusia 2 minggu-1 tahun. 

Penyebab Sindrom Kematian Mendadak (SIDS) 

Penyebabnya tidak diketahui. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa SIDS lebih sering terjadi pada bayi yang tidurnya tengkurap dibandingkan dengan bayi yang tidurnya terlentang atau miring. Karena itu sebaiknya bayi ditidurkan dalam posisi terlentang atau miring. Resiko terjadinya SIDS juga ditemukan pada bayi yang pada saat tidur wajahnya menghadap ke kasur atau selimut yang lembut/empuk. Karena itu sebaiknya bayi ditidurkan diatas kasur yang keras.Banyak ditemukan pada bayi laki-laki. 

Gejala Sindrom Kematian Mendadak (SIDS) 

Tidak ada gejala yang mendahului terjadinya SIDS. 

Diagnosa Sindrom Kematian Mendadak (SIDS) 

SIDS didiagnosis jika seorang bayi yang tampaknya sehat tiba-tiba meninggal dan hasil otopsi tidak menunjukkan adanya penyebab kematian yang jelas. 

Penatalaksanaan Sindrom Kematian Mendadak (SIDS) 

Orang tua yang kehilangan anaknya karena SIDS memerlukan dukungan emosional. Penyebab kematian anaknya tidak diketahui, sehingga mereka seringkali merasa bersalah. Mungkin ada baiknya jika orang tua merencanakan untuk memiliki anak lagi. 

Pencegahan Sindrom Kematian Mendadak (SIDS) 

Angka kejadian SIDS telah menurun secara berarti (hampir mendekati 50%) sejak para orang tua dianjurkan untuk menidurkan bayinya dalam posisi terlentang atau miring (terutama ke kanan).

Post a comment

0 Comments