LATIHAN SOAL UJI KOMPETENSI - SKB BIDAN - PPPK BIDAN - PELAYANAN KONTRASEPSI (2)

Hai teman-teman bidan di Seluruh Nusantara, kali ini admin akan membagikan soal dan pembahasan ukom kebidanan tentang Pelayanan Kontrasepsi. Semoga bisa dijadikan referensi belajar kalian semua. Semoga sukses










1. Seorang perempuan umur 24 tahun datang ke BPM untuk menggunakan alat kontrasepsi. Hasil anamnesis: melahirkan 6 minggu yang lalu, anak 1, menyusui bayinya secara ekslu- sif, belum pernah melakukan hubungan sek- sual. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/80 mmHg, N 90x/menit, P 20x/menit S 36,70C, inspekulo panjang uterus 5 cm.

Alat kontrasepsi apakah yang paling sesuai dengan kondisi ibu pada kasus tersebut?

A. AKDR

B. AKBK

C. MOW

D. Pil kombinasi

E. Suntik kombinasi

Pembahasan 

B (AKBK)

Sesuai dengan klasifikasi persyaratan medis penggunaan metode kontrasepsi,kondisi laktasi 6 mingggu-< 6 bulan laktasi untuk metode kontrasep- si pil kombinasi, suntik kombinasi merupakan masuk kedalam kategori 3 yaitu tidak dianjurkan, sedang- kan untuk metode kontrasepsi pil progestin, DM- PA,AKBK dan AKDR termasuk dalam kategori 1 yaitu kondisi dimana tidak ada pembatasan apa pun dalam penggunaan metode kontrasepsi, namun karena panjang serviks 5 cm, tidak memungkinkan dipasang AKDR, dan primipara tidak dianjurkan MOW.


2. Seorang perempuan umur 28 tahun akseptor KB suntik 3 bulan datang ke BPM, mengeluh selama 3 bulan ini tidak mengalami menstruasi. Hasil pemeriksaan Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70C, tanda-tanda kemungkinan hamil (-).

Efek samping apakah yang sedang dialami pada kasus tersebut?

A. Menometroragia

B. Haemoragia

C. Metroragia

D. Amenorhea

E. Spoting

Pembahasan

D (Amenorhea)

Efek samping atau keterbatasan dari metode kontrasepsu suntikan progesteron salah satunya adalah sering ditemui adanya gangguan haid seperti : siklus haid memendek/memanjang, perdarahan banyak/sedikit, perdarahan tidak teratur/perdarahan bercak (spotting) dan tidak haid sama sekali, sehingga efek samping yang dialami klien sesuai kasus adalah amenorhea. 


3. Seorang perempuan umur 27 tahun datang ke RS untuk memakai kontrasepsi. Hasil anamnesis: mengaku melahirkan 6 bulan yang lalu, anak pertama belum pernah haid, HIV (+), sedang pengobatan TB 6 bulan dan ARV, menyusui eksklusif. Berdasarkan hasil pe- meriksaan Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/100 mmHg, N 80x/menit, P 20x/menit S 36,70C.

Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat sesuai kasus tersebut?

A. AKBK

B. AKDR

C. Pil progestin

D. Pil kombinasi

E. Suntik kombinasi

Pembahasan

B (AKBK)

Sesuai dengan klasifikasi persyaratan medis penggunaan metode kontrasepsi,kondisi laktasi 6 mingggu-< 6 bulan laktasi untuk metode kontrasep- si pil kombinasi, suntik kombinasi merupakan masuk kedalam kategori 3 yaitu tidak dianjurkan, sedangkan untuk metode kontrasepsi pil progestin, DM- PA,AKBK, ADKR dapat digunakan. Namun karena HIV (+), AKDR tidak dapat digunakan, sedang dalam terapi TB, kontrasepsi pil tidak dianjurkan karena dapat berinteraksi dengan obat TB.

4. Seorang perempuan umur 35 tahun datang ke BPM. Mengatakan ingin memakai kontrasepsi untuk mengatur jarak kehamilan yang tidak mengganggu ASI. Hasil anamnesis: melahirkan anak pertama 6 bulan yang lalu, selama ini memberikan ASI ekslusif dan belum pernah haid.. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 170/100 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70 C .


Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat untuk kasus diatas?

A. AKDR

B. AKBK

C. Suntik DMPA

D. Pil kombinasi

E. Suntik kombinasi

Pembahasan

B (suntik 3 bulan)

Sesuai dengan klasifikasi persyaratan medis penggunaan metode kontrasepsi,kondisi laktasi 6 mingggu-< 6 bulan laktasi dengan hipertensi > 160/100 mmHg untuk metode kontrasepsi pil kombinasi ,AKBK dan suntik kombinasi merupakan masuk kedalam kategori 4 yaitu tidak dapat menggunakan, pasien hanya dapat menggunakan kontrasepsi AKDR.


5. Seorang perempuan umur30 tahun datang ke BPM. Mengeluh mengalami spotting sejak 4 bulan terakhir. Hasil anamnesis: mengaku ak- septor KB Indoplant sejak 7 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 110/70mmHg, N 80 x/menit, S: 370C dan P: 20 x/menit.

Tindakan apakah yang tepat pada kasus tersebut?

A. Pemberian 1,75 estrogen equin konjugasi untuk 14-21 hari

B. Pemberian ibuprofen 3x1000 mg selama 5 hari

C. Pemberian 100 mg etinilestradio 3-7 hari

D. Pemberian pil kombinasi selama 1 siklus

E. Dilakukan pelepasan indoplant

Pembahasan

D (Pemberian pil kombinasi selama 1 siklus) 

Efek samping atau keterbatasan dari metode kontrasepsi implan salah satunya adalah sering ditemui adanya gangguan haid seperti :perdarahan tidak teratur/perdarahan bercak (spotting), sehingga jika ditemukan pada klien dengan kondisi tersebut maka asuhan yang diberikan adalah pemberian pil kombinasi selama 1 siklus sehingga spotting dapat teratasi


6. Seorang perempuan P3A0 umur40 tahun datang ke BPM untuk menghentikan kehamilan. Hasil anamnesis: anak yang terakhir berusia 6 tahun, tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70C, dan tidak ditemukan tanda-tanda kemungkinan hamil, bidan memberikan konsel- ing.

Jenis konseling apakah yang dilakukan oleh bidan sesuai kasus tersebut?

A. Awal

B. Lanjutan

C. Paripurna

D. Pembinaan

E. Pengenalan

Pembahasan

C (Paripurna) 

Konseling paripurna adalah Suatu prosedur selektif yang sesuai dengan kebutuhan sebelum tindakan medis sehingga jenis konseling berdasarkan kasus tersebut adalah jenis konseling paripurna


7. Bidan melakukan pendataan ke desa, didapatkan seorang perempuan umur 48 tahun mempunyai anak 3. Pada saat dilakukan pendataan ibu mengatakan menggunakan alat kontrasepsi suntik selama 7 tahun. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70C.

Rencana asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

A. Tidak melakukan intervensi apapun

B. Memberikan pujian atas usaha ibu

C. Melakukan koordinasi dengan kader

D. Konseling penggantian jenis kontrasepsi

E. Mengingatkan untuk kunjungan ulang penyuntikan

Pembahasan

D (konseling penggantian jenis kontrasepsi)

Penggunaan kontrasepsi hormonal, kontrasepsi suntik daam jangka waktu yang panjang dari 3 tahun dapat menyebabkan beberapa efek samping:

a. Menurunkan kepadatan tulang

b. Vagina menjadi kering

c. Dapat menyebabkan depresi

d. Menyebabkan keputihan

e. Dapat menimbulkan jerawat

f. Penurunan libido

Setelah 3 tahun, klien atau akseptor dianjurkan untuk istirahat dari keterpaparan kontrasepsi hormonal dengan cara mengganti dengan kontrasepsi non hormonal.


8. Bidan melakukan pendataan ke desa, didapat- kan seorang perempuan umur 48 tahun mempunyai anak 3. Pada saat dilakukan pendataan ibu mengatakan menggunakan alat kontrasep- si susuk 6 batang. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/ menit S 36,70C.

Berapa lama efektivitas kontrasepsi pada ka- sus tersebut?

A. 1 tahun

B. 2 tahun

C. 3 tahun

D. 4 tahun

E. 5 tahun

Pembahasan

E (5 tahun)

Norplan terbuat dari bahan silastik medik yang fleksibel dimana kedua ujungnya ditutup dengan penyumbat sintetik yang tidak mengganggu kesehatan klien. Setelah penggunaan selama 5 tahun, masih memiliki sekitar 50% bahan aktif levonorgestrel asal yang belum terdistribusi ke jaringan insterstisial dan sirkulasi, sehingga norplan direkomendasikan untuk jangka waktu 5 tahun.112. 


9.  Seorang perempuan umur19 tahun datang ke BPM untuk menunda kehamilan. Hasil anamnesis: telah menikah 2 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70C., pp tes (-). Bidan telah melakukan informed choice kepada klien mengenai alat kontrasepsi.

Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

A. KIE

B. Konseling

C. Informed consent

D. Pelayanan kontrasepsi

E. Memberitahu jadual kunjungan ulang

Pembahasan

C (Informed Consent)

Definisi informed choice adalah suatu kondisi peserta/calon peserta KB yang memilih kontrasepsi didasari oleh pengetahuan yang cukup setelah mendapatkan informasi yang lengkap melalui KIP/K.

Definisi informed consent adalah persetujuan yang diberikan oleh klien atau keluarganya atas dasar informasi dna penjelasan tindakan medis yang akan dilakukan terhadap klien tersebut, sehingga berdasarkan kasus tersebut tindakan selanjutnya setelah dilaksanakan inform choice adalah melakukan inform consent


10. Seorang perempuan umur28 tahun datang ke RS untuk mengikuti program KB. Hasil anamnesis: mengaku sudah mempunyai anak umur 5 tahun. Hasil pemeriksaan fisik KU baik, TD 110/80 mmHg, Pernafasan 22 x/ menit, S37oC, N 84 x/menit, PP test (-). Pasien memiliki riwayat tumor payudara

Alat kontrasepsi yang paling sesuai untuk klien tersebut?

A. Pil

B. IUD

C. MOW

D. Suntik

E. Implant

Pembahasan

B (IUD)

Berdasarkan urutan pemilihan kontrasepsi yang rasional, klien dengan usia 28 tahun termasuk kedalam fase menjarangkan kehamilan dengan paritas antara 2-4, urutan pemilihan kontrasepsi urutan pertama adalah menggunakan AKDR.

Riwayat tumor payudara adalah salah satu kondisi yang menjadi kontraindikasi penggu- naan kontraseps hormonal


11. Seorang perempuan umur 20 tahun datang bersama suaminya, ke BPM. Mengatakan ingin ber-KB. Hasil anamnesis: baru menikah 1 bulan yang lalu, ingin menunda kehamilan selama 3 tahun. KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70C, tidak ada tanda-tanda kehamilan. PP test (-)

Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

A. Pil

B. IUD

C. Suntik

D. Kondom

E. Metode kalender

Pembahasan

A (Pil)

Berdasarkan urutan pemilihan kontrasepsi yang rasional, klien dengan usia 20 tahun termasuk kedalam fase menunda kehamilan, urutan pemilihan kon- trasepsi urutan pertama adalah menggunakan Pil.

Kelebihan penggunaan kontrasepsi pil:
  • Efektif dalam mencegah kehamilan
  • Membuat siklus haid menjadi teratur
  • Menjaga berat badan tetap stabil
  • Tidak menimbulkan flek pada kulit
  • Mengurangi resiko kanker rahim
  • Mampu mengurangi rasa nyeri saat datang bulan
  • Mengembalikan kesuburan dengan cepat
  • Harga terjangkau dan mudah didapat

Post a Comment

0 Comments