LATIHAN SOAL UJI KOMPETENSI - SKB BIDAN - PPPK BIDAN (7)

Berikut ini adalah contoh latihan online soal PPPK Kesehatan Bidan. Mudah-mudahan dapat digunakan sebagai sarana latihan dapam mempersiapkan ujian PPPK Kesehatan Bidan. Semoga Bermanfaat dan sukses selalu





1. Seorang Bidan di Puskesmas sedang membuat laporan PWS KIA dan salah satu desa diwilayah binaannya untuk cakupan K4 hanya 70% kurang 10 % dari yang ditargetkan namun trennya meningkat dari bulan lalu. Apakah analisis grafik untuk PWS KIA desa tersebut ?

A. Baik

B. Jelek

C. Cukup baik

D. Kurang baik

E. Sedang

JAWABAN C


2. Bidan di puskesmas sedang melaksanakan jadwal pemeriksaan ANC dan tercatat di pendaftaran ada 50 orang ibu hamil yang yang berkunjung untuk memeriksakan kehamilannya, pada saat sedang memeriksa pasien no 1 tiba-tiba ada pasien antrian nomer 10 meminta ingin diperiksa terlebih dahulu dikarenakan pusing yang hebat, pandangan kabur. Apakah tindakan yang tepat yang harus dilakukan oleh bidan sesuai kasus tersebut?

A. Meminta pasien nomor urut 1 menunggu terlebih dahulu

B. Bidan membiarkan saja karna harus mengantri sesuai urutan

C. Bidan memeriksa ANC secara bersamaan pasien no 1 dan no 10

D. Meminta bantuan tim bidan yang lain untuk membantu memeriksakaanya

E. Meminta pasien pindah ke puskesmas lain

JAWABAN D


3. Seorang Bidan di Puskesmas sedang membuat laporan PWS KIA dan salah satu desa diwilayah binaannya untuk cakupan K4 hanya 70% kurang 10 % dari yang ditargetkan namun trennya meningkat dari bulan lalu. Apakah tindak lanjut yang tepat terhadap kasus tersebut?

A. Pelayanan KIA perlu dilanjutkan, perbaikan mutu pelayanan

B. Menggali sumber daya setempat yang diperlukan

C. Prioritas intervensi sesuai dengan permasalahan

D. Sosialisasi kebijaksanaan Kabupaten/Kota

E. Pembinaan melalui supervisi

JAWABAN A


4. Dibandingkan dengan AKI pada tahun 2012, hasil Supas 2015 menyatakan bahwa tren AKI di Indonesia cenderung?

A. Meningkat

B. Menurun

C. Tetap

D. Stabil

E. Tidak membaik

JAWABAN B


5. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan tingginya angka kematian ibu adalah?

A. 4 terlalu dan 3 terlambat

B. 3 terlalu dan 4 terlambat

C. 4 terlalu dan 2 terlambat

D. 2 terlalu dan 4 terlambat

E. 1 terlalu dan 2 terlambat

JAWABAN A


(1) Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan.

(2) Setiap orang harus memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.

(3) Setiap orang dapat secara mandiri dan bertanggung jawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya.

(4) Setiap orang harus ikut mewujudkan, mempertahankan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

6. Dalam Undang – Undang Kesehatan No.36 Tahun 2009 yang merupakan hak kesehatan dari seluruh warga negara adalah?

A. 1,2,3,4

B. 1,2,3

C. 1,3,4

D. 1,2

E. 1

JAWABAN B


7. Dalam Undang – Undang Kesehatan No.36 Tahun 2009 pengadaan dan pendayagunaan tenaga kesehatan dilakukan dengan memperhatikan:

A. Jenis pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat;

B. Jumlah sarana pelayanan kesehatan; dan

C. Jumlah tenaga kesehatan sesuai dengan beban kerja

D. Pelayanan kesehatan yang ada

E. Semua benar

JAWABAN E


8. Dibawah ini yang merupakan pelayanan kesehatan tingkat tersier adalah?

A. Puskesmas

B. BPM

C. Rumah sakit daerah

D. Rumah sakit rujukan provinsi

E. Rumah sakit rujukan nasional

JAWABAN E


9. Setiap orang berhak menerima atau menolak sebagian atau seluruh tindakan pertolongan yang akan diberikan kepadanya setelah menerima dan memahami informasi mengenai tindakan tersebut secara lengkap. Hak menerima atau menolak sebagaimana dimaksud tidak berlaku pada?

A. penderita penyakit yang penyakitnya dapat secara cepat menular ke dalam masyarakat yang lebih luas;

B. pasien yang sadar

C. pasien yang menolak diberi penanganan

D. pasien yang tidak memiliki biaya

E. pasien yang telah menyerahkan nasibnya ke petugas kesehatan

JAWABAN A


10. Seorang bidan menerima pasien berusia 17 tahun belum menikah dan masih sekolah. Pasien ini mengatakan bahwa dirinya terlambat haid 3 bulan dan PP test positif. Pasien ingin untuk menggugurkan kandungannya. Jika bidan melakukan aborsi pada kasus tersebut maka bidan melanggar?

A. Undang – Undang Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 75 ayat 1

B. Undang – Undang Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 75 ayat 2

C. Undang – Undang Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 74 ayat 1

D. Undang – Undang Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 74 ayat 2

E. Undang – Undang Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 73 ayat 1

JAWABAN A

Post a Comment

0 Comments